malam yang sunyi berselimut mimpi mengantar angan menuju alam tak bertuan
berselimutkan senyap dan udara yang agak pengap namun berhawa dingin dan kuat bagai beringin
kaki kecil tak kuasa melangkah
langkah-langkah patah
bersemayam dalam darah
mengharap sebuah anugrah
memang malam itu gelap tapi tak segelap hatiku sekarang
tak menghiraukan pendapat orang
yang ada hanya perang dan perang
karena telah terdengar suara genderang
telah lama hati ini pergi
mencari jati diri namun tak kunjung kembali
untuk mengerti dan memahami
arti hidup ini
sungguh malam telah semakin larut
namun hati terlena lupa akan maut
yang senantiasa siap untuk menjemput
Senin, 08 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar