kala senja terbenam dan mentari berangkat menuju peraduan
menyisakan sebuah angan dan harap tuk esok hari
berharap tuk terus terbang angan berlari menembus pekatnya malam
yang semakin kelam dan semakin dalam
hati terasa sakit dan menyisakan perih
hingga sakitnya kaki yang tertatih
namun tak ada tanda-tanda tuk segera pulih
hingga tak peduli orang-orang menyruhku beralih
Datang seorang gadis kecil berpakaian camping
merengut dan sedih bepegang tangan pada kuping
tubuh hitam kelam berbalut putihnya gamping
sangat kurus dan jauh tuk katakan ramping
berjalan pelan dan semakin pelan
perlahan mendesah sangat-sangat pelan
merintih sakit bagaikan dijatuhkan badannya dua bukit
pertanyaan ya pertanyaan muncul dalam diri
yang semakin hari semakin tak peduli
dan semakin jauh dari jati diri
jangan berharap punya idealisme mereka
arti idealisme aja tak tahu mereka
apa-apa sobat apa????????????
senja hari sedang apa kau sobat????????
sudah selesaikah amnahmu disini hingga kau tak peduli sekitarmu?
masih ada gadis kecil yan gdatang padamu
tegakah dikau meningalkannya sendiri dalam sepi di dunia yan gsemakin hari semakin keji dan tak berperi ini.
apakah kau merasa paling capek??????????
apakah kau amersa sudah melakukan semuanya???????????
mungkin hanya ini yang bisa dilakukan
haaaaahaaaaaaaahaaaaaaaaahaaaaaaaaahaaaaaa
aku sudah capaek sudah terlalu banyak aku menabung kebaikan.
tapi sadarlah kawan gara-gara kau berpaling dari gadis kecil tadi jarka surga yan gtinggal sejengkal akan berubah menjadi beratus2 mil kembali.bahklan kau nbisa terlempar dalam api abadi.
Senin, 08 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar